Menu

Dark Mode
Soal Pinjaman Rp20 Miliar Pemkot Metro, Ria Hartini : Kami Belum Terima Data Rapat Lima Jam Lebih, DPRD Kota Metro Tak Beri Info Akurat ke Awak Media Wartawan Diminta Keluar Ruang Rapat Evaluasi Program Pembangunan Kota Metro, Ada Apa? Kampung Ramadan Masjid Darussalam Sediakan Takjil dan Berbagai Layanan Gratis FKPPI Kota Metro Bagikan Ratusan Paket Takjil Aktivis Pemuda Layangkan Somasi ke Pemkot Metro, Desak Perbaikan Infrastruktur Pasar 24

Kota Metro

Cuaca Buruk Sebabkan Ruas Jalan Terendam, Camat Metro Timur Imbau Pamong Gencarkan Gotong-royong

badge-check


					Cuaca Buruk Sebabkan Ruas Jalan Terendam, Camat Metro Timur Imbau Pamong Gencarkan Gotong-royong Perbesar

InfoPresisi, Metro – Camat Metro Timur, Ferry Handono mengimbau seluruh pamong setempat agar gencar menggelar gotong-royong bersama warga, membersihkan lingkungan mengantisipasi dampak cuaca yang tak menentu.

Ferry meminta, Ketua RW yang belum lama menjabat agar dapat segera bersinergi, mengajak masyarakat bergotong-royong membersihkan lingkungan sekitar. Bahkan bila perlu, kegiatan bhakti sosial itu dijadikan agenda rutin bulanan.

“Jadi, kan memang saat ini pamong kita itu kan masih baru menjabat, untuk itu saya tekankan kepada mereka agar bisa membuat jadwal gotong-royong rutin minimal 1 bulan sekali,” kata Ferry, saat membaur dalam gotong-royong bersama unsur Kelurahan Tejoagung dan pamong, membersihkan saluran drainase mampet di Jalan Raya Stadion, Selasa, 3 Februari 2026 pagi.

“Misalnya gotong-royong bersama warga dengan mengadakan giat lapangan, seperti bersih-bersih di lingkungan permukimannya masing-masing,” sambungnya.

Diketahui, kondisi cuaca yang tak menentu belakangan ini, kerap menyebabkan beberapa ruas jalan terendam saat hujan deras, dan situasi itu dinilai menyulitkan pengendara, serta membuat masyarakat khawatir jika luapan air menjangkau permukiman.

Melalui gerakan gotong-royong membersihkan lingkungan, resiko dari cuaca buruk diharap dapat diminimalisasi, sehingga tidak menambah kerusakan fasilitas umum, atau malah kerugian bagi masyarakat.

Selain mengantisipasi cuaca buruk, Ferry menyebut, budaya gotong-royong juga berimbas positif bagi aspek sosial-masyarakat, menjaga keasrian, menumbuhkan kecintaan pada lingkungan, serta mempererat ukhuwah.

“Ya seperti sama-sama kita tahu, belakangan ini cuaca memang sedang tidak menentu, tiba-tiba panas, tiba-tiba hujan deras. Maka, gotong-royong ini juga diharap selain merawat lingkungan, juga bisa jadi upaya merawat kebersamaan dan mempererat silaturahmi,” pungkasnya.(*)
[Kiki Anggi]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Soal Pinjaman Rp20 Miliar Pemkot Metro, Ria Hartini : Kami Belum Terima Data

1 April 2026 - 14:50 WIB

Rapat Lima Jam Lebih, DPRD Kota Metro Tak Beri Info Akurat ke Awak Media

1 April 2026 - 10:50 WIB

Wartawan Diminta Keluar Ruang Rapat Evaluasi Program Pembangunan Kota Metro, Ada Apa?

1 April 2026 - 05:42 WIB

Kampung Ramadan Masjid Darussalam Sediakan Takjil dan Berbagai Layanan Gratis

14 March 2026 - 13:00 WIB

FKPPI Kota Metro Bagikan Ratusan Paket Takjil

14 March 2026 - 10:56 WIB

Trending on Kota Metro