Menu

Dark Mode
Rapat Lima Jam Lebih, DPRD Kota Metro Tak Beri Info Akurat ke Awak Media Wartawan Diminta Keluar Ruang Rapat Evaluasi Program Pembangunan Kota Metro, Ada Apa? Kampung Ramadan Masjid Darussalam Sediakan Takjil dan Berbagai Layanan Gratis FKPPI Kota Metro Bagikan Ratusan Paket Takjil Aktivis Pemuda Layangkan Somasi ke Pemkot Metro, Desak Perbaikan Infrastruktur Pasar 24 Akhirnya, Wali Kota Metro Penuhi Undangan DPRD

Kota Metro

Wartawan Diminta Keluar Ruang Rapat Evaluasi Program Pembangunan Kota Metro, Ada Apa?

badge-check


					Wartawan Diminta Keluar Ruang Rapat Evaluasi Program Pembangunan Kota Metro, Ada Apa? Perbesar

InfoPresisi, Metro – Rapat evaluasi program pembangunan Kota Metro 2026 yang berlangsung pada Rabu 1/3/2026 antara DPRD dan Wali Kota Metro berlangsung tertutup. Wakil Ketua DPRD meminta awak media untuk keluar dari ruangan.

Perwakilan wartawan sempat mengingatkan peran dan fungsi jurnalis dan meminta agar rapat berjalan terbuka, sehingga informasi yang diperoleh dapat faktual dan presisi terkait jalannya rapat.

“Sebagai pilar ke empat demokrasi, sebaiknya wartawan diberikan akses untuk meliput secara langsung. Rapat yang dipaksakan tertutup akan mengundang pertanyaan publik yang berdampak negatif terhadap upaya transparansi yang sedang digaungkan Pemerintah Kota Metro,” pinta Arif Surakhman, awak media dari Saburai TV.

Hal senada juga diutarakan oleh Fredy Kurniawan Sandi, awak portal berita Metrodeadline.com. Dia meminta DPRD Kota Metro mengikuti kebijakan DPR RI yang membuka akses informasi secara langsung kepada media massa.

“Seluruh rapat di DPR RI saat ini sudah berlangsung terbuka. Bahkan disiarkan secara langsung. Lalu kenapa DPRD Kota Metro tidak mengikuti kebijakan itu? Sebaiknya biarkan awak media mengikuti jalannya rapat agar bisa memperoleh informasi secara utuh,” ujarnya.

Namun Wakil Ketua II DPRD, Abdulhak, bersikukuh meminta awak media meninggalkan ruangan, dengan catatan akan memberikan informasi secara utuh setelah rapat selesai.

“Mohon adik-adik media mengerti, rapat tidak bisa berjalan jika belum keluar. Nanti kami akan berikan semua informasi mengenai rapat ini seluas-luasnya, dan terbuka untuk media mana pun,” katanya.

Plt. Kadis Kominfo, Deddy Hasmara, melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa Wali Kota Metro merasa kecewa karena rapat berlangsung tertutup.

“Wali Kota kecewa rapat tertutup, tapi itu permintaan dari DPRD,” tulisnya kepada perwakilan awak media.

Diketahui, rapat evaluasi ini telah mengalami pemanggilan ke tiga. Sebelumnya, pada panggilan pertama dan kedua, Wali Kota Metro berhalangan hadir. Ketidakhadiran wali kota sempat menjadi tanda tanya sejumlah pihak terkait tujuan rapat tersebut.

Namun Wakil Ketua II DPRD, Abdulhak menyampaikan kepada awak media, bahwa pemanggilan rapat hanya seputar hal biasa dan bukan persoalan krusial, melainkan sebatas silaturahmi dan fungsi pengawasan.

“Biasa, tidak ada hal yang lebih dari itu, silaturahmi saja,” katanya.

Sebelum awak media diminta keluar ruangan, dalam sambutannya Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, mengatakan bahwa pertemuan dalam rapat ini merupakan balasan atas undangan walikota kepada anggota DPRD beberapa waktu lalu. Ia juga menyebut ada hal krusial yang perlu disampaikan dalam rapat tersebut.

Namun, hal krusial yang dimaksud belum diutarakan secara utuh karena awak media diminta meninggalkan ruangan.(*)[Rchdo]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rapat Lima Jam Lebih, DPRD Kota Metro Tak Beri Info Akurat ke Awak Media

1 April 2026 - 10:50 WIB

Kampung Ramadan Masjid Darussalam Sediakan Takjil dan Berbagai Layanan Gratis

14 March 2026 - 13:00 WIB

FKPPI Kota Metro Bagikan Ratusan Paket Takjil

14 March 2026 - 10:56 WIB

Aktivis Pemuda Layangkan Somasi ke Pemkot Metro, Desak Perbaikan Infrastruktur Pasar 24

4 March 2026 - 14:41 WIB

Akhirnya, Wali Kota Metro Penuhi Undangan DPRD

1 March 2026 - 05:01 WIB

Trending on Kota Metro