InfoPresisi, Metro – Guna meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga pendidik kepramukaan, Kwartir Ranting (Kwarran) Metro Timur menggelar Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Pusdiklatcab Mitra Pura Angkatan CXLIX (149).
Kegiatan yang diikuti sebanyak 63 pembina Pramuka dari golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak ini resmi dibuka pada Selasa, 8/9/2026.

Pelatihan intensif ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, yakni pada 8 sampai 13 September 2026. Sepanjang kegiatan, para peserta akan dibimbing langsung oleh tim pelatih dan narasumber ahli di bidang kepramukaan.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Metro, Drs. Ahmad Hariyanto, M.M., secara resmi membuka acara tersebut. Dia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kwarran Metro Timur atas terselenggaranya KMD ini. Menurutnya, kursus ini memegang peran krusial dalam membentuk ekosistem kepramukaan yang sehat.
“Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan sosok pembina yang tidak hanya berkarakter, berakhlak, mandiri, dan disiplin, tetapi juga memiliki bekal ilmu serta keterampilan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Ahmad Hariyanto dalam pidato pembukaannya.
Secara yuridis dan organisasional, pelaksanaan KMD 2026 ini berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka, serta program kerja tahunan Kwarran Metro Timur. Selain itu, kurikulumnya mengacu pada ketentuan dan pedoman resmi pendidikan serta pelatihan bagi pembina Pramuka.
Untuk mencapai target kompetensi tersebut, panitia menerapkan metode pembelajaran interaktif. Selama enam hari ke depan, peserta akan mendapatkan materi melalui kombinasi diskusi, praktik lapangan, simulasi, dan kerja kelompok.
Tidak hanya sekadar teori, para pembina juga dibekali kemampuan teknis untuk merencanakan, melaksanakan, hingga mengevaluasi latihan kepramukaan di gugus depan masing-masing.
Melalui skema pelatihan yang komprehensif ini, pihak panitia berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh, aktif, dan penuh semangat. Dengan demikian, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama KMD dapat langsung diimplementasikan demi memajukan kualitas pembinaan peserta didik di Kota Metro.(*)
[DD]














