InfoPresisi, Bandar Lampung – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandar Lampung berkomitmen mendongkrak jumlah investasi dan menyerap tenaga kerja lokal, sebagai upaya menekan angka pengangguran di kota setempat.
Kepala Disnaker Kota Bandar Lampung, M. Yudi mengatakan, investasi memiliki peran penting dalam membuka lapangan kerja baru. Menurut dia, banyaknya investor yang masuk akan berimbas pada pertambahan kebutuhan tenaga kerja. Hal itu otomatis membuka kesempatan bagi masyarakat lokal untuk dapat diberdayakan.

“Dalam menanggulangi pengangguran di Kota Bandar Lampung, kami sangat mengharapkan adanya peningkatan investasi. Dengan begitu, akan tercipta lebih banyak lapangan kerja yang dapat menyerap tenaga kerja lokal,” papar Yudi.
Kendati demikian, Yudi juga menekankan, pentingnya pengawasan dalam proses perizinan usaha. Ia meminta agar Tim Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) dapat memperjelas dan memperketat regulasi perizinan, sehingga perusahaan yang beroperasi di Bandar Lampung akan lebih memprioritaskan tenaga kerja lokal.
“Pada saat pengurusan perizinan usaha, kami berharap ada kejelasan aturan agar tenaga kerja lokal lebih diutamakan untuk dipekerjakan,” jelasnya.
Yudi optimistis dengan meningkatnya investasi, Kota Bandar Lampung akan memiliki banyak lapangan kerja baru ke depannya. Ia berharap, angka pengangguran di Kota Tapis Berseri di tahun mendatang akan dapat terus ditekan.
“Harapan kami, dengan banyaknya lapangan kerja baru di Kota Bandar Lampung, angka pengangguran dapat semakin berkurang,” tutupnya.(*)
[Ari]














