InfoPresisi, Metro – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung (FUAD UIN Jusila) sedang mempersiapkan Program Studi (Prodi) baru di Bidang Kesehatan, sebagai jurusan baru di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) satu-satunya di Kota Metro itu.
Dari informasi yang dihimpun InfoPresisi, diketahui persiapan prodi baru di FUAD UIN Jusila itu sudah sampai pada kesepakatan, pembentukan tim yang bertugas menyusun kajian kelayakan, peta jalan pengembangan program studi, serta dokumen pendukung pengajuan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Wakil Rektor I UIN Jusila, Prof. Dr. Dedi Irwansyah, M.Hum mengatakan, pengajuan pembukaan Prodi Kesehatan harus disusun secara komprehensif, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan standar mutu dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes).
“Oleh sebab itu, seluruh prodi prioritas bakal dipersiapkan melalui kajian akademik dan administratif yang matang, agar memenuhi persyaratan akreditasi sejak tahap pengusulan,” kata Prof Dedi saat memimpin Rapat Koordinasi Tentang Pengajuan Pembukaan Prodi Kesehatan di Ruang Rapat FUAD, Kamis, 29/1/2026.
Pria yang mengenyam Studi S3 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Jurusan Ilmu Pendidikan Bahasa pada 2018 itu menyebut, UIN Jusila tengah fokus menggodok secara mendalam, arah pengembangan Prodi Kesehatan.
“Dengan menempatkan Prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Prodi Administrasi Kesehatan, dan Prodi Informatika Kesehatan sebagai skala prioritas pembukaan prodi di lingkungan FUAD,” paparnya.
“Ihwal tersebut didasarkan pada analisis kebutuhan dunia kerja, kesiapan sumber daya manusia, serta peluang pengembangan keilmuan kesehatan yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman,” imbuhnya.
Sebagai perwakilan stakeholder, Dr. Eko Hendro, S.T., M.Kes. menyampaikan pentingnya keterkaitan antara pengembangan program studi kesehatan dengan kebutuhan riil layanan kesehatan daerah.
“Sinergi antara perguruan tinggi dan Dinas Kesehatan menjadi kunci dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, serta memiliki etika profesi yang kuat,” kata Dr. Eko.
Eko mengatakan, seluruh prodi prioritas itu dirancang dengan mengusung integrasi keilmuan kesehatan dan nilai-nilai keislaman, baik dalam kurikulum, profil lulusan, maupun penguatan etika profesi.
“Pendekatan ini diharapkan menjadi keunggulan kompetitif FUAD UIN Jusila dalam pengembangan program studi kesehatan ke depan,” tukasnya.
Diketahui, rapat dihadiri oleh Wakil Rektor I UIN Jusila, Prof. Dedi Irwansyah, M.Hum., Dekan FUAD Dr. Albarra Sarbaini, M.Pd., Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Khoirurrijal, S.Ag., M.A., Wakil Dekan II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. Astuti Patminingsih, S.Ag., M.Sos.I., Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Hemlan Elhany, S.Ag., M.Ag., Kepala Bagian Tata Usaha FUAD Drs. Miftakhul Abidin, Stakeholder dari Dinas Kesehatan Kota Metro, Dr. Eko Hendro Saputro, S.T., M.Kes., serta calon dosen homebase.(*)
[Kiki Anggi]














