InfoPresisi, Metro – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, Ria Hartini, meminta Pemkot Metro segera mencairkan insentif guru ngaji, marbot, dan kaum yang tertunda berbulan-bulan. Hal itu ia sampaikan, menindaklanjuti keluhan warganet yang disampaikan di grup Facebook “Kota Metro Kita Yang Punya”.
Dari penelusuran InfoPresisi, diketahui postingan netizen itu beredar di media sosial Facebook yang diunggah akun atas nama Aisyah Yanti tertanggal 6 Juli 2026. Postingan berisi narasi bermuatan keluhan disertai foto Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso itu menuai ratusan reaksi dan komentar warganet lainnya, yang didominasi kritik, bahkan hujatan yang tertuju kepada Pemkot Metro dan Wali Kota Metro.

“Gila, dana insentif guru ngaji, kaum dan marbot sudah hampir jalan 9 bulan gak keluar juga.. mohon pak Bambang angkat bicara pak.. semua anggaran di embat … Tolong dong pak,” tulis akun Aisyah Yanti.
Menindaklanjuti cuitan itu, Ria Hartini bergerak cepat dan langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, mengonfirmasi kabar tersebut guna menemukan akar persoalan, sekaligus mencari solusinya.
“Menindaklanjuti soal insentif guru ngaji, marbot dan kaum itu, tadi sudah secara langsung saya sampaikan dengan pihak Pemkot Metro, dan mereka mengonfirmasi bahwa masalah itu langsung diproses. Kami akan kawal keluhan itu, dan Insya Allah Juli ini segera dicairkan,” tutur Ria kepada InfoPresisi di ruang kerjanya, Rabu, 8/7/2026.
Politisi wanita dari Fraksi PDI Perjuangan itu mengimbau agar para guru ngaji, kaum dan marbot dapat bersabar, dan mempercayakan segala aspirasi kepada Wakil Rakyat di DPRD Kota Metro yang selalu membuka telinga, untuk setiap gagasan atau keluh yang disampaikan.
“Dengan segala kerendahan hati, untuk marbot, kaum dan guru ngaji saya harap bersabar. Karena setelah saya mendapat kabar soal keluhan itu, dan menggalinya ke pihak terkait, itu akan segera ditindaklanjuti oleh mereka,” tandasnya.
[Kiki Anggi]














