Menu

Dark Mode
GAK Status Siaga Level III, Pemkot Metro Umumkan Sekolah Daring 11-12 September Disdikbud Metro Tempa Kompetensi Tenaga Didik Melawan Abu, Menghalau Kemarau: Konsistensi Sosial PDI Perjuangan di Tanah Metro Sentuh Akar Rumput, Ria Hartini Bagikan Masker dan Makanan Imbas Erupsi GAK Sikapi Kemarau Panjang, LSM MAJAS Ajak Warga Metro Gotong Royong dalam Doa Cetak Pembina Berkarakter, 63 Anggota Pramuka Kota Metro Ikuti KMD Angkatan 149

Kota Metro

Melawan Abu, Menghalau Kemarau: Konsistensi Sosial PDI Perjuangan di Tanah Metro

badge-check


					Melawan Abu, Menghalau Kemarau: Konsistensi Sosial PDI Perjuangan di Tanah Metro Perbesar

Oleh: Kiki Anggi.

Di bawah langit Metro yang kian legam oleh kemarau panjang dan partikel abu bisu Gunung Anak Krakatau yang masih berselimut status Siaga (Level III), kepedulian tidak boleh ikut mengering.

DPC PDI Perjuangan Kota Metro memilih untuk terus menyala, solid bergerak membasuh dahaga dan melindungi nafas warga melalui pembagian air bersih dan masker gratis.

Kegiatan pembagian masker oleh kader DPC PDI Perjuangan Kota Metro kepada warga Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro.

Kamis pagi, 10 September 2026, jejak langkah kemanusiaan itu sampai di Yosodadi, Metro Timur. Ketika sumur-sumur warga mulai kehilangan airnya dan udara mulai tercemar oleh partikel vulkanik dari erupsi senyap Gunung Anak Krakatau sebelumnya, para kader hadir membawa secercah penyejuk.

“Kalau untuk air bersih, kegiatan ini sudah dimulai sekitar 2 minggu lalu dan setiap hari tim kita keliling ke rumah-rumah warga yang membutuhkan,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Metro, Ancilla Hernani, atau yang hangat disapa Bu Nanik.

“Kita juga membuka diri untuk masyarakat, apabila ada yang butuh bantuan air bersih, bisa menghubungi kader kami yang ada di setiap kelurahan,” imbuhnya.

Di tengah ancaman abu vulkanik yang tak kasat mata dari kawah Gunung Anak Krakatau, Bu Nanik menegaskan pesan yang tajam: ‘Waspada bukanlah kepanikan, melainkan benteng pertahanan’.

Masker yang dibagikan adalah perisai kecil untuk paru-paru anak-anak, lansia, dan mereka yang bertarung dengan rutinitas kerja di luar rumah. Langkah nyata ini menjadi bukti bahwa di saat alam sedang menguji, kepedulian yang konsisten adalah mata air yang tak boleh mati.

“Untuk pembagian masker juga dilakukan petugas sambil membagikan bantuan air bersih. Mungkin tak seberapa, tapi ini adalah wujud kepedulian kader, dan semoga bermanfaat,” tuturnya.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, jangan panik, tapi jangan pula malah abai dengan kesehatan. Gunakan masker dan kacamata saat beraktivitas di luar rumah sebagai langkah antisipatif, terutama bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

GAK Status Siaga Level III, Pemkot Metro Umumkan Sekolah Daring 11-12 September

10 September 2026 - 14:35 WIB

Disdikbud Metro Tempa Kompetensi Tenaga Didik

10 September 2026 - 13:34 WIB

Sentuh Akar Rumput, Ria Hartini Bagikan Masker dan Makanan Imbas Erupsi GAK

9 September 2026 - 02:03 WIB

Sikapi Kemarau Panjang, LSM MAJAS Ajak Warga Metro Gotong Royong dalam Doa

8 September 2026 - 22:50 WIB

Cetak Pembina Berkarakter, 63 Anggota Pramuka Kota Metro Ikuti KMD Angkatan 149

8 September 2026 - 15:28 WIB

Trending on Kota Metro