Menu

Dark Mode
Cuaca Buruk Sebabkan Ruas Jalan Terendam, Camat Metro Timur Imbau Pamong Gencarkan Gotong-royong FUAD UIN Jusila Gagas Prodi Baru Bidang Kesehatan Perkuat Kerja Sama, Pemprov Lampung dan Jateng Teken Sejumlah Kesepakatan Strategis Natal Oikoumene Lampung 2025, Momentum Perekat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial Kisah Gen Z Perintis Warung Soto Cik Luky Nasib Ratusan Honorer Non Database Pemkot Metro di Ambang Keputusasaan

Kota Metro

Cuaca Buruk Sebabkan Ruas Jalan Terendam, Camat Metro Timur Imbau Pamong Gencarkan Gotong-royong

badge-check


					Cuaca Buruk Sebabkan Ruas Jalan Terendam, Camat Metro Timur Imbau Pamong Gencarkan Gotong-royong Perbesar

InfoPresisi, Metro – Camat Metro Timur, Ferry Handono mengimbau seluruh pamong setempat agar gencar menggelar gotong-royong bersama warga, membersihkan lingkungan mengantisipasi dampak cuaca yang tak menentu.

Ferry meminta, Ketua RW yang belum lama menjabat agar dapat segera bersinergi, mengajak masyarakat bergotong-royong membersihkan lingkungan sekitar. Bahkan bila perlu, kegiatan bhakti sosial itu dijadikan agenda rutin bulanan.

“Jadi, kan memang saat ini pamong kita itu kan masih baru menjabat, untuk itu saya tekankan kepada mereka agar bisa membuat jadwal gotong-royong rutin minimal 1 bulan sekali,” kata Ferry, saat membaur dalam gotong-royong bersama unsur Kelurahan Tejoagung dan pamong, membersihkan saluran drainase mampet di Jalan Raya Stadion, Selasa, 3 Februari 2026 pagi.

“Misalnya gotong-royong bersama warga dengan mengadakan giat lapangan, seperti bersih-bersih di lingkungan permukimannya masing-masing,” sambungnya.

Diketahui, kondisi cuaca yang tak menentu belakangan ini, kerap menyebabkan beberapa ruas jalan terendam saat hujan deras, dan situasi itu dinilai menyulitkan pengendara, serta membuat masyarakat khawatir jika luapan air menjangkau permukiman.

Melalui gerakan gotong-royong membersihkan lingkungan, resiko dari cuaca buruk diharap dapat diminimalisasi, sehingga tidak menambah kerusakan fasilitas umum, atau malah kerugian bagi masyarakat.

Selain mengantisipasi cuaca buruk, Ferry menyebut, budaya gotong-royong juga berimbas positif bagi aspek sosial-masyarakat, menjaga keasrian, menumbuhkan kecintaan pada lingkungan, serta mempererat ukhuwah.

“Ya seperti sama-sama kita tahu, belakangan ini cuaca memang sedang tidak menentu, tiba-tiba panas, tiba-tiba hujan deras. Maka, gotong-royong ini juga diharap selain merawat lingkungan, juga bisa jadi upaya merawat kebersamaan dan mempererat silaturahmi,” pungkasnya.(*)
[Kiki Anggi]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

FUAD UIN Jusila Gagas Prodi Baru Bidang Kesehatan

29 January 2026 - 11:39 WIB

Kisah Gen Z Perintis Warung Soto Cik Luky

6 January 2026 - 10:38 WIB

Nasib Ratusan Honorer Non Database Pemkot Metro di Ambang Keputusasaan

23 December 2025 - 05:00 WIB

Wakil Ketua BPSK Disperindag Lampung Turun Lapangan, Sosialisasi ke Pelaku Usaha

30 November 2025 - 09:13 WIB

Tok! Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Kota Metro 2026 Ditandatangani

22 November 2025 - 13:28 WIB

Trending on Kota Metro