InfoPresisi, Metro – Camat Metro Timur, Ferry Handono mengimbau seluruh pamong setempat agar gencar menggelar gotong-royong bersama warga, membersihkan lingkungan mengantisipasi dampak cuaca yang tak menentu.
Ferry meminta, Ketua RW yang belum lama menjabat agar dapat segera bersinergi, mengajak masyarakat bergotong-royong membersihkan lingkungan sekitar. Bahkan bila perlu, kegiatan bhakti sosial itu dijadikan agenda rutin bulanan.

“Jadi, kan memang saat ini pamong kita itu kan masih baru menjabat, untuk itu saya tekankan kepada mereka agar bisa membuat jadwal gotong-royong rutin minimal 1 bulan sekali,” kata Ferry, saat membaur dalam gotong-royong bersama unsur Kelurahan Tejoagung dan pamong, membersihkan saluran drainase mampet di Jalan Raya Stadion, Selasa, 3 Februari 2026 pagi.
“Misalnya gotong-royong bersama warga dengan mengadakan giat lapangan, seperti bersih-bersih di lingkungan permukimannya masing-masing,” sambungnya.
Diketahui, kondisi cuaca yang tak menentu belakangan ini, kerap menyebabkan beberapa ruas jalan terendam saat hujan deras, dan situasi itu dinilai menyulitkan pengendara, serta membuat masyarakat khawatir jika luapan air menjangkau permukiman.
Melalui gerakan gotong-royong membersihkan lingkungan, resiko dari cuaca buruk diharap dapat diminimalisasi, sehingga tidak menambah kerusakan fasilitas umum, atau malah kerugian bagi masyarakat.
Selain mengantisipasi cuaca buruk, Ferry menyebut, budaya gotong-royong juga berimbas positif bagi aspek sosial-masyarakat, menjaga keasrian, menumbuhkan kecintaan pada lingkungan, serta mempererat ukhuwah.
“Ya seperti sama-sama kita tahu, belakangan ini cuaca memang sedang tidak menentu, tiba-tiba panas, tiba-tiba hujan deras. Maka, gotong-royong ini juga diharap selain merawat lingkungan, juga bisa jadi upaya merawat kebersamaan dan mempererat silaturahmi,” pungkasnya.(*)
[Kiki Anggi]














