InfoPresisi, Metro – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Metro menyosialisasikan gerakan pemanfaatan pekarangan rumah, untuk membudidayakan tanaman pangan pengganti beras. Ubi jalar misalnya.
Hal itu bertujuan menguatkan sektor ketahanan pangan, mengantisipasi dampak dari geopolitik di Timur Tengah, serta fenomena alam El Nino Godzilla.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Metro, Ancilla Hernani, S.E., S.Psi., M.Pd mengajak masyarakat untuk memulai budi daya tanaman alternatif pengganti bahan pangan pokok, dengan memanfaatkan lahan di sekitar hunian.
“Sesuai intruksi dari Ibu Ketua Umum, bahwa kita harus siap-siap, karena ini ada kondisi alam, El Nino Godzilla,” kata Ancilla, usai memanen ubi jalar bersama pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Metro di Pendopo Petani, Minggu, 19/4/2026 sore.
“Jadi, PDI Perjuangan menyiapkan masyarakat untuk menanam tanaman pengganti beras. Supaya masyarakat punya alternatif makanan selain beras jika krisis pangan terjadi suatu saat, baik imbas dari geopolitik di Timur Tengah, ataupun dampak dari cuaca ekstrem akibat El Nino Godzilla,” sambungnya.
Dirangkum dari berbagai sumber, diketahui fenomena iklim El Nino Godzilla adalah istilah populer untuk menggambarkan fenomena Super El Nino atau El Nino dengan kekuatan ekstrem, di mana suhu permukaan laut di Samudra Pasifik meningkat di atas normal. Fenomena ini memicu kekeringan panjang, potensi kebakaran hutan, dan krisis pangan. Dampaknya diprediksi memicu kemarau lebih kering yang akan berlangsung mulai April hingga Oktober 2026.
Fenomena alam ini akan membawa ancaman kemarau ekstrem, yang dapat menyebabkan kekeringan panjang, krisis pangan, serta risiko kesehatan seperti batuk dan pilek, dengan dampak tertinggi terjadi pada anak-anak dan lansia.
DPC PDI Perjuangan Kota Metro selaras dengan Dewan Pimpinan Pusat, bakal melakukan penyemaian benih tanaman pengganti beras, lalu membagikan bibit bahan pangan ke masyarakat, khususnya di Bumi Sai Wawai.
“Kami sore ini memanen ubi jalar bersama jajaran Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Metro. Nanti, untuk bibitnya akan kami perbanyak, lalu kemudian dibagikan kepada masyarakat. Mudah-mudahan program ini bisa berjalan dengan baik ke depannya,” tandasnya.
[Kiki Anggi]














