InfoPresisi, Lampung Barat – Tim sepak bola Persatuan Sepak Bola Dusun Margawangi (PSDM) berhasil mengamankan tiket ke babak 8 besar turnamen Peratin Cup setelah menumbangkan tim After Glow dengan skor 2-0. Pertandingan tarkam (antar-kampung) yang berlangsung sengit namun penuh sportivitas ini digelar di Lapangan Pura Jaya, Kecamatan Gedung Surian, Lampung Barat, Selasa, 6/10/2026.
Dominasi permainan dipegang penuh oleh PSDM sejak awal laga. Tim asal Tugu Sari ini sukses memecah kebuntuan pada babak kedua melalui skema permainan menekan yang agresif. Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan PSDM akhirnya membuka celah pertahanan lawan, hingga dua penyerang andalan mereka, Ferdi dan Memet, bergantian menceploskan bola ke jaring gawang After Glow.

Antusiasme luar biasa ditunjukkan oleh masyarakat setempat yang memadati area lapangan. Di bawah terik matahari dan hembusan angin sepoi-sepoi, riuh penonton justru membakar semangat para pemain untuk unjuk kebolehan mengolah si kulit bundar. Hingga peluit panjang dibunyikan, tensi tinggi pertandingan langsung mencair saat kedua tim saling bersalaman dan menunjukkan rasa respek sebelum meninggalkan lapangan.
Kemenangan ini sekaligus menjaga peluang tim asal Lampung Barat tersebut untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp17.000.000,00 yang telah disiapkan oleh panitia penyelenggara.
Ketua Pelaksana Peratin Cup, Awang Anugrah, menyatakan bahwa turnamen sepak bola Pura Jaya Cup pada hakikatnya merupakan momen penting untuk menjaga tali silaturahmi antar-klub. Ia menambahkan bahwa masuk menjadi bagian dari 32 tim yang terdaftar merupakan hal yang patut disyukuri bagi tim-tim tarkam yang memiliki kesiapan bertanding.
“Melalui ajang ini, mereka berkesempatan bertemu tim-tim kuat yang berasal dari luar daerah, seperti Way Kanan, Lampung Utara, hingga tim dari Tanggamus,” ujar Awang saat memberikan keterangan usai laga.
Pihak panitia sendiri membebaskan masing-masing tim untuk mengontrak pemain bintang dari mana pun demi mendongkrak kualitas kompetisi, dengan catatan mampu memenuhi syarat administrasi yang telah ditentukan.
Selain menjadi pesta olahraga, perhelatan yang sudah berjalan sebanyak 13 kali ini juga membawa berkah ekonomi bagi masyarakat lokal di Kecamatan Gedung Surian. Kehadiran penonton dan warga dari luar daerah dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk menjajakan berbagai dagangan makanan dan minuman di sekitar lapangan.
Di akhir kesempatan, Awang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kedua tim yang terus menjunjung tinggi sportivitas sepanjang laga. Ia berharap tim-tim sepak bola tarkam di wilayah Lampung bisa terus berbenah, khususnya dalam memperbaiki sistem pembinaan sepak bola sejak usia dini demi kelancaran proses regenerasi pemain.
“Harapan merawat kebiasaan olahraga sepak bola mulai dari tingkat Pekon (desa), kabupaten, provinsi, hingga nasional bisa berjalan dengan baik. Sehingga, harapan menciptakan Generasi Sehat 2045 bisa terlaksana, yang salah satunya ditopang oleh kebiasaan warga untuk terus aktif berolahraga di tingkat akar rumput,” tutup Awang.
[DD Maulana Yusuf|K-A]














