Infopresisi, Metro – Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung (UIN Jusila) menggelar aksi bakti sosial. Mereka menyalurkan donasi berupa bahan pokok dan pakaian layak pakai ke Rumah Asuh Yatim Pesantren Qur’an Bina Ruhama yang terletak di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.
Aksi kemanusiaan tersebut diinisiasi sebagai wujud kontribusi moral sekaligus implementasi nyata dari peran mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change). Gerakan ini bertujuan untuk membangkitkan kembali kepedulian sosial serta rasa empati terhadap sesama di tengah dinamika masyarakat.

Aksi Nyata Pemegang Estafet Masa Depan
Ketua HMPS Tadris IPS UIN Jusila, Fajar Shodiq Ibrahim, menjelaskan bahwa mahasiswa merupakan cadangan generasi (iron stock) yang sedang dipersiapkan menjadi sumber daya manusia tangguh. Kualitas ini dibutuhkan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dari generasi tua di masa depan.
Menurut Fajar, fungsi mahasiswa sebagai penjaga nilai (guardian of value) menuntut mereka untuk senantiasa merawat nilai-nilai luhur di tengah masyarakat. Nilai tersebut meliputi kejujuran, keadilan, gotong-royong, integritas, hingga rasa empati.
“Bagi mahasiswa, kegiatan ini bukan sekadar tentang menggalang dan menyalurkan donasi. Melalui bakti sosial ini, ada berbagai nilai luhur yang disadari atau tidak, telah kita maknai dan terapkan,” kata Fajar, Rabu, 26/8/2026.
Ia menekankan bahwa agenda bakti sosial ini memiliki esensi yang jauh lebih dalam daripada sekadar aktivitas seremonial pengumpulan bantuan.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini bukan sekadar tentang menggalang dan menyalurkan donasi. Melalui bakti sosial ini, ada berbagai nilai luhur yang, disadari atau tidak, telah mereka maknai dan terapkan. Bahkan, mahasiswa hari ini telah mampu menjadi teladan bagi masyarakat luas.
Donasi Murni dari Swadaya Mahasiswa
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang Kemasyarakatan HMPS Tadris IPS UIN Jusila, Nanda Fatturahman, memaparkan rincian bantuan yang diserahkan. Donasi yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan mi instan, ditambah dengan sejumlah pakaian layak pakai.
Seluruh bantuan tersebut dihimpun secara mandiri melalui sistem swadaya oleh para anggota himpunan mahasiswa. Kemarin, para pengurus HMPS IPS telah menyerahkan langsung paket sembako dan pakaian tersebut untuk anak-anak di Rumah Asuh Yatim Pesantren Qur’an Bina Ruhama. Nanda memastikan bahwa logistik yang disalurkan murni bersumber dari internal organisasi mereka.
Melalui gerakan swadaya ini, kolektif mahasiswa berharap stimulan yang mereka berikan dapat memicu dampak sosial yang lebih masif. Mereka berharap langkah kecil ini bisa berdampak luas bagi masyarakat, sekaligus memberi manfaat langsung bagi pemenuhan kebutuhan harian anak-anak di rumah asuh tersebut.
“Kami hanya berharap, semoga langkah kecil dari kami bisa berdampak luas bagi masyarakat, serta donasi itu bermanfaat untuk anak-anak di rumah asuh,” tandasnya.(*)
[Kiki Anggi]














