InfoPresisi, Metro – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, Ria Hartini memastikan, pihaknya akan mengawal laju pelaksanaan Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan di kota setempat.
Berdasarkan pantauan InfoPresisi, diketahui sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Kota Metro hadir mengikuti pertemuan lintas sektoral bersama jajaran Pemkot Metro dan perwakilan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) (PT PII) di Aula Setda Kota Metro, Rabu, 3/6/2026.


Dalam Rapat lintas sektoral bertajuk “Kick Off Meeting Proyek KPBU Alat Penerangan Jalan di Kota Metro” itu, PT PII sendiri berperan sebagai Pelaksana Fasilitas Pengembangan Proyek (Fasilitas Project Development Facility/PDF), memaparkan wacana yang sebelumnya telah diberikan oleh Kementerian Keuangan RI kepada Pemkot Metro, yakni Proyek KPBU Alat Penerangan Jalan di Kota Metro.
Ria Hartini menjelaskan, pengawasan dari wakil rakyat dilakukan di atas kepentingan masyarakat, dengan tujuan optimalisasi segala bentuk pembangunan agar berjalan sesuai kebutuhan daerah.
“Tentu kita melihat, dalam hal ini kan pengadaan lampu penerangan jalan itu sangat bagus, programnya itu juga sangat bagus. Tapi manakala kita bicara soal fiskal Kota Metro, nah hal ini yang perencanaannya perlu sangat luar biasa,” kata Ria Hartini, saat diwawancarai usai mengikuti rapat.
“Karena ini juga programnya sangat bagus, maka jangan sampai itu juga bersinggungan dengan program-program yang lain,” sambungnya.
Politisi wanita dari Fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan, pelaksanaan proyek masih dalam pembahasan yang panjang, dan baru sampai di tahap-tahap awal.
“Dalam hal ini DPRD belum ambil sikap. Karena ini kan masih dalam proses pembahasan, proses pengajuan, masih panjang prosesnya ada hingga 8 tahapan. Artinya masih jauh lah sampai ke persetujuan,” tukasnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung selama lebih dari 3 jam itu, nampak sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Kota Metro yang turut menghadiri agenda tersebut, yakni Wakil Ketua II Abdulhak, Komisi I Deswan, Komisi II ; Efril Hadi, Wahid Asngari, Ahmadi, Komisi III ; Didik Isnanto, Yusron Fauzi Saleh dan Ansori.(*)
[Kiki Anggi]














