InfoPresisi, Metro – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Winarti, resmi meluncurkan “Dapur Umum Emak Banteng” di Sekretariat PAC PDI Perjuangan Kecamatan Metro Timur, Sabtu, 10/10/2026. Program berbasis gotong royong ini diinisiasi sebagai langkah nyata, dalam merespons dampak kemarau panjang yang tengah melanda masyarakat bawah (wong cilik).

Ketua DPC PDI Perjuangan, Ancilla Hernani saat menyampaikan sambutan Launching Dapur Umum Emak Banteng.
Tidak sekadar menghadiri seremonial belaka, Winarti memanfaatkan momentum ini untuk menyoroti berbagai fenomena sosial-ekonomi yang saat ini menekan masyarakat. Ia memaparkan tantangan nyata yang dihadapi warga di berbagai sektor krusial, mulai dari sektor pertanian yang terdampak kekeringan, lesunya geliat UMKM dan perdagangan, hingga masalah pemenuhan kebutuhan kesehatan, pendidikan, serta sosial-kemasyarakatan.

Menurut Winarti, kondisi iklim yang tidak menentu pada pertengahan Oktober ini menjadi alasan utama mengapa aksi konkret harus segera dilakukan.
“Kita sudah memasuki pertengahan Oktober, namun musim kemarau masih berlangsung dan berimbas terhadap berbagai bidang, termasuk perekonomian dan sosial-kemasyarakatan,” kata Winarti.

Potret kebersamaan DPC PDI Perjuangan Kota Metro dengan Gen Z.
Ia menekankan bahwa esensi dari “Dapur Umum Emak Banteng” ini jauh melampaui aktivitas kuliner semata. Fasilitas ini dirancang sebagai episentrum pergerakan kader di tingkat akar rumput.
“Hadirnya Dapur Umum PDI Perjuangan ini bukan sekadar tentang memasak dan membagikan makanan. Tapi di sinilah tempat berkumpul, tempat bertemu, silaturahmi, dan memperkuat konsolidasi internal,” tambah mantan Bupati Tulang Bawang tersebut.
Program kemanusiaan ini merupakan implementasi langsung dari instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang mewajibkan seluruh jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Indonesia untuk bergerak aktif di tengah masyarakat.
Winarti secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada DPC PDI Perjuangan Kota Metro karena mampu mengemas instruksi pusat tersebut menjadi gerakan lokal yang kreatif dan memiliki identitas kuat.
“Ini sebenarnya kegiatan yang sifatnya gotong-royong dan sosial. Kebetulan di Metro ini ada namanya, ini keren, Dapur Umum Emak Banteng. Ini ide yang bagus saya kira, ada pembedanya,” puji Winarti.
Lebih lanjut, Winarti memuji rekam jejak aksi sosial DPC PDI Perjuangan Kota Metro yang dinilai selalu cepat dan tanggap dalam situasi darurat bencana. Salah satu bukti konkret kepekaan sosial tersebut ditunjukkan saat terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau beberapa waktu lalu, di mana para kader Metro langsung turun ke lapangan untuk membagikan bantuan masker serta air bersih bagi masyarakat yang terdampak.
“Melalui peluncuran Dapur Umum Emak Banteng ini, PDI Perjuangan menegaskan kembali komitmen untuk terus hadir sebagai penyambung lidah dan penopang hidup masyarakat, baik dalam situasi krisis lingkungan maupun kebencanaan,” pungkasnya.(*)
[Kiki Anggi]














