InfoPresisi, Metro – Ketua DPD Pasukan Elit Inti Rakyat (PETIR) Kota Metro, Bayu Hendrix Faulama, mengkritik keras lambannya penanganan pohon tumbang yang melintang di aliran Way Batanghari, Jalan Pala VI, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur.
Bayu menyayangkan sikap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro yang terkesan saling melempar tanggung jawab terkait kewenangan evakuasi.

Menurutnya, sumbatan pohon di aliran sungai tersebut harus segera diatasi, mengingat wilayah Kota Metro kemungkinan akan segera memasuki musim penghujan. Jika dibiarkan, material pohon berpotensi kuat menyumbat aliran air dan memicu banjir yang mengancam keselamatan serta kenyamanan warga di sekitarnya.
“Masalah ini sudah saya laporkan ke BPBD Kota Metro. Namun, saat itu pihak BPBD berdalih bahwa penanganan pohon tumbang tersebut merupakan ranah wewenang Dinas LH,” ujar Bayu saat memberikan keterangan, Rabu, 23/9/2026.
Mendapat jawaban tersebut, Bayu langsung berkoordinasi dengan DLH. Setelah silih berganti melakukan konfirmasi ke kedua belah pihak, sejumlah petugas akhirnya turun ke lokasi untuk memotong dan mengevakuasi sebagian batang pohon.
Sayangnya, proses evakuasi dihentikan di tengah jalan dengan alasan pekerjaan akan dilanjutkan keesokan harinya.
Kekecewaan Bayu memuncak ketika ia mendapati tidak ada satu pun petugas yang kembali ke lokasi pada hari yang dijanjikan.
Saat ia mengonfirmasi ulang hal ini kepada Plt Kepala BPBD Kota Metro pada pagi harinya, institusi tersebut justru kembali menyatakan bahwa masalah itu bukan kewenangan mereka. BPBD kemudian mengarahkan persoalan ini ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan meminta DPD PETIR berkoordinasi ulang dengan DLH.
“Intinya, saat ini terjadi fenomena saling lempar kewenangan antar-instansi. Awalnya BPBD mengarahkan ke DLH. Setelah dievakuasi sebagian, kini saya justru dioper lagi ke BBWS dan DLH,” sesal Bayu.
Ia menegaskan, urusan keselamatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak boleh tertunda oleh ego birokrasi. Saling lempar tanggung jawab antara DLH dan BPBD Kota Metro di tengah ancaman musim penghujan dinilainya sebagai preseden buruk bagi pelayanan publik.
“Sebentar lagi masuk musim hujan. Semua pihak harus bergerak cepat dan bertanggung jawab. Jika instansi terkait terus berdalih, ini sudah tidak benar,” tukasnya.
Melalui momentum ini, DPD PETIR mendesak seluruh instansi terkait untuk segera duduk bersama, berkoordinasi, dan menuntaskan evakuasi pohon tumbang di Way Batanghari demi mengantisipasi risiko bencana banjir di hilir sungai.(*)
[TAM/Kiki Anggi]













