InfoPresisi, Metro – Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung (UIN Jusila) resmi melepas kontingen mahasiswa untuk berkompetisi dalam ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia tahun 2026.
Prosesi pelepasan delegasi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Rektor II UIN Jusila, Dr. Yudiyanto, M.Si., di halaman kampus setempat pada Senin, 2/11/2026.

Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini dijadwalkan berlangsung di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta selama lima hari, yakni pada 3–7 November 2026. Pada perhelatan tahun ini, OASE III mengusung tema besar “Tumbuh dan Berkembang Bersama Prestasi” sebagai refleksi semangat kolaborasi serta peningkatan mutu akademik mahasiswa PTKIN.
Dalam amanatnya, Dr. Yudiyanto menekankan agar seluruh anggota kontingen senantiasa menjaga integritas, moralitas, serta nama baik almamater selama berada di medan laga. Ia juga mengingatkan para atlet dan periset muda ini untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
“Jaga marwah serta nama baik diri dan almamater. Tetap junjung tinggi sportivitas. Kami berharap tim kampus kita mampu meraih prestasi terbaik, yang tentunya sangat bergantung pada kesiapan, kemampuan, dan kerja keras yang ditunjukkan mahasiswa saat perlombaan nanti,” ujar Yudiyanto.
Selain aspek teknis perlombaan, Yudiyanto juga menginstruksikan tim pendamping untuk membangun jalur komunikasi dan penyebaran informasi yang intensif selama di Yogyakarta. Langkah ini dinilai krusial agar pihak rektorat dan seluruh civitas akademika di Lampung dapat terus memantau perkembangan serta menyalurkan dukungan moral secara berkala.
Keberangkatan delegasi UIN Jusila ke Yogyakarta dikomandoi langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Aria Septi Anggaira. Guna memberikan dukungan penuh, jajaran pimpinan universitas turut mendampingi, di antaranya Wakil Rektor I Prof. Dr. Dedi Irwansyah, Kepala Biro AUAK Dr. Win Hartawan, para Wakil Dekan III di lingkungan UIN Jusila, serta tim Humas dan Bagian Akademik.
Terkait target perolehan medali, Dr. Aria Septi Anggaira mengungkapkan optimisme yang realistis. Mengingat OASE merupakan panggung bertemunya talenta-talenta terbaik dari berbagai PTKIN di Indonesia, persaingan dipastikan berjalan sangat ketat.
“Harapan kami tentu bisa membawa pulang medali sebanyak mungkin. Namun, kami sadar bahwa dinamika di lapangan sangat menentukan. Hal ini bukan berarti kami tanpa target yang jelas, melainkan sebuah bentuk kesadaran bahwa ini adalah kompetisi tingkat nasional dengan rivalitas yang tinggi,” pungkas Aria.
Melalui persiapan yang matang dan pengawalan yang solid dari pihak birokrasi kampus, kontingen UIN Jusila diharapkan mampu menunjukkan performa maksimal, membawa pulang medali emas, sekaligus mengharumkan nama Provinsi Lampung di kancah nasional.(*)
[Sainul–Kiki Anggi]















